08119961979 [email protected]

Semen seperti pada umumnya semen merupakan zat yang biasa digunakan untuk merekatkan batu bata, batako atau aneka bahan bangunan yang lain.

Istilah semen sendiri berasal dari kata caementum, berasal dari bahasa latin yang artinya memotong menjadi sejumlah bagian kecil secara tidak beraturan.

Semen yang digunakan pada pembuatan beton adalah semen Portland. Semen termasuk dalam material komposit yang diantaranya terdapat agregat kerikil, pasir serta air.

Beton dapat dicetak sesuai bentuk yang akan digunakan, begitu beton sudah mengeras maka dapat digunakan sebagai elemen struktur pada suatu proyek konstruksi.

Semen Portland juga dimanfaatkan pada pembuatan mortar, dimana Terdapat campuran antara air dengan pasir saja.

Semen yang telah dicampur dengan air akan membentuk sebuah adonan yang nantinya akan mengeras dalam beberapa jam, jika proses pengeringannya semakin lama maka semakin kuat pula tingkat pengerasannya.

Secara umum, beton dapat kering setelah 21 hari, kemudian mencapai titik pengerasan maksimal secara berlanjut.  

Semen Portland telah diklasifikasi ke dalam 5 tipe, diantaranya:

Tipe 1 : Merupakan semen Portland yang digunakan untuk konstruksi umum atau tidak terlalu memerlukan syarat-syarat khusus. Tipe ini paling banyak diproduksi dan dipasarkan.

Tipe 2 : Merupakan semen portland yang khusus digunakan untuk bangunan bersuhu tinggi. Sehingga terjadi proses pengurangan air atau hidrasi selama proses pengeringan. Tipe 2 sangat disarankan untuk beberapa bangunan sarana publik, seperti dermaga, landasan dan bendungan.

Tipe 3 : Merupakan semen portland yang memerlukan tingkat kekuatan tinggi pada penggunaannya, khususnya ketika tahap permulaan pasca terjadinya pengikatan. Kekuatan dari semen Portland tipe 3 ini setara dengan portland tipe 3 yang sudah berumur 28 hari.

Tipe 4 : Merupakan semen portland yang membutuhkan tingkat panas hidrasi rendah dalam penggunaanya. Sehingga wajar jika semen tipe ini sering diterapkan pada bendungan dan lapangan udara yang membutuhkan struktur concrete massive bervolume besar.

Tipe 5 : Merupakan semen portland yang membutuhkan resistensi tinggi terhadap zat sulfat pada penggunaannya. Semen ini sangat cocok diterapkan pada pembuatan beton bertulang yang areanya rentah terhadap air atau tanah mengandung zat garam atau sulfat. Dalam artian mudah terjadi korosi. Area tersebut adalah pertambangan, lautan, perairan payau dan masih banyak lagi.

Demikian ulasan seputar bahan baku pembuatan beton sesuai standar prosedur. Semoga dapat mengedukasi Anda dalam memilih atau menerapkan produk beton terbaik sesuai kebutuhan.

Jika Anda membutuhkan rekomendasi beton berkualitas, maka PT. DK Beton siap memenuhi kebutuhan konstruksi Anda.

Komitmen kami adalah memberikan pelayanan setulus hati kepada seluruh klien, baik lama maupun baru.

Subscribe To Our Newsletter

Subscribe To Our Newsletter

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Mulai 87.500/Meter
BELI SEKARANG